Banner Kesehatan Uncategorized

Bahayanya Gunakan Odol Bagi yang Rentan Jerawatan

Written by mantapkeren

Bahayanya Gunakan Odol Bagi yang Rentan Jerawatan
Bahayanya Gunakan Odol Bagi yang Rentan Jerawatan
Bahayanya Gunakan Odol Bagi yang Rentan Jerawatan – Pakar dermatologi meminta agar penggunaan pasta gigi untuk membersihkan jerawat tak lagi dilakukan. Bukannya bikin kulit cerah, penggunaan pasta gigi untuk bersihkan jerawat malah rentan menimbulkan iritasi.

dr Douglas Altchek mengatakan jerawat memang sangat mungkin mengecil jika dioleskan pasta gigi. Namun efek sampingnya lebih berat, yakni risiko iritasi, infeksi bakteri hingga muncul jerawat lain yang lebih banyak.

“Penggunaan pasta gigi untuk mengatasi jerawat memang mudah dan murah, tapi yang tidak kita ketahui, setiap pasta gigi terdiri dari banyak bahan berbeda,” ungkap Altchek, dikutip dari Daily Mail.

Pasta gigi mengandung hidrogen peroksida dan baking soda yang memang bisa membuat jerawat mengecil karena kering. Hanya saja konsentrasi dua zat tersebut di pasta gigi sangat besar, dan berbahaya bagi wajah.

Sebagian pasta gigi juga mengandung menthol yang jika terpapar ke kulit bisa menyebabkan iritasi dan gatal-gatal. Kandungan esseential oil pada pasta gigi juga bisa menyumbat pori-pori wajah sehingga jerawat yang muncul lebih banyak.

Satu lagi, pasta gigi sangat rentan terpapar bakteri di kamar mandi. Mengusapkan pasta gigi bisa saja membuat infeksi bakteri terjadi di wajah.

“Pasta gigi mungkin bisa bermanfaat bagi 1 dari 100 orang. Daripada meningkatkan risiko, lebih baik menggunakan obat yang sudah diresepkan oleh dokter,” tutupnya.

Jerawat yang muncul bukan saja karena stres dan faktor kebersihan kulit. Namun bisa juga karena kurang memperhatikan asupan yang dimakan.

Karena urusan jerawat bukanlah sesuatu yang mudah untuk diatasi, akan lebih baik jika kita mengetahui jenis-jenis makanan yang bisa memicu munculnya jerawat di area wajah.

Nah, agar tak rawan terkena jerawat, dokter spesialis kulit dan kelamin, dr I Gusti Nyoman Dharmaputra, SpKK dari D&I Skin Centre menganjurkan untuk menghindari makanan berlemak dan makanan yang bersifat merangsang produksi minyak seperti cokelat, kacang, dan makanan yang pedas.

Ketika lemak yang disimpan di tubuh mulai berlebihan secara tak langsung akan dikeluarkan melalui pori pori kulit termasuk area wajah, bagian tubuh yang paling sering mengeluarkan minyak. “Sebab produksi minyak yang banyak saat tersumbat keluarnya akan menimbulkan jerawat,” tutur pria yang akrab disapa dr Darma ini.

Ditambahkan pula oleh dr Eddy Karta dari EDMO Clinic bahwa asupan gula juga merupakan salah satu alasan munculnya jerawat. Menurutnya makanan manis dapat merangsang reaksi radang pada kulit.

Bukan itu saja, berdasarkan keterangannya lagi, ada nama lain yang turut memicu datangnya jerawat yakni makanan yang mengandung susu. Bagi Anda yang sedang berjerawatan namun masih gemar mengonsumsi es krim, keju, dan sejenisnya termasuk produk olahan susu sebaiknya dipantang untuk sementara waktu.

Mulai sekarang kurangi produksi minyak dan beralih pada diet rendah lemak, serta banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan ya.

Ketahui Dulu 6 Hal Ini Sebelum Mudik Naik Mobil

Bahayanya Gunakan Odol Bagi yang Rentan Jerawatan

Pin It on Pinterest